Asia Selatan
adalah sebuah wilayah geopolitik di bagian selatan benua Asia, terdiri dari
daerah-daerah di sekitar anak benua India. Wilayah Asia Selatan meliputi
10% luas benua Asia, kira-kira 4.480.000 km² tetapi populasinya mencakup 40%
populasi Asia. Kebanyakan dari daerah itu mendapat pengaruh budaya India. Umumnya, yang
disebut Asia Selatan adalah negara-negara atau daerah berikut:
Ø Bhutan
Ø India
Ø Maladewa
Ø Nepal
Ø Pakistan
Secara geografis,
Asia Selatan berbatasan dengan Asia Tengah
di utara,
Asia Timur,
di timur,
Asia
Tenggara di sisi tenggara,
Asia Barat
di sebelah barat
dan dengan Samudra
Hindia di sebelah selatan.
Gambar
2.1
Peta
Asia Selatan
|
A. Geografi Asia Selatan
Secara geologis, sebagian besar daerah ini dianggap sebagai anak benua karena mempunyai lempeng
tektonik sendiri, yaitu Lempeng India, yang terpisah
dari bagian Eurasia
lain dan dulunya merupakan benua kecil sebelum bertumbukan dengan Lempeng
Eurasia. Bahkan hingga kini Lempeng India masih terus bergerak ke arah
utara sehingga mengakibatkan pegunungan Himalaya
semakin tinggi beberapa sentimeter setiap dasawarsa. Selain itu, Asia Selatan juga
merupakan tempat ditemukannya ciri-ciri geografis yang umumnya ditemukan di
benua yang lebih luas, misalnya sungai es, hutan hujan,
lembah, padang
pasir, dan padang rumput di wilayah yang hanya setinggi luas Amerika
Serikat.
B.
Sejarah
Kawasan ini mempunyai sejarah yang panjang. Peradaban kuno
berkembang di sekitar Lembah Sungai Indus Masa sebelum abad ke-18 merupakan masa keemasan kawasan ini, saat Kekaisaran Mughal berkuasa di sebelah utara. Penguasa kolonial Eropa kemudian
memimpin penjelajahan kawasan ini, awalnya Portugis dan Belanda, namun kemudian Kekaisaran Britania dan Perancis. Sebagian besar dari Asia Selatan memperoleh kemerdekaan
dari Eropa pada akhir 1940-an.
C. Demografi
Penduduk Asia Selatan mempunyai ciri-ciri istimewa yang
membedakan mereka dari kawasan Asia lainnya; bangsa dan kebudayaan yang dominan
adalah Indo-Eropa
dan Dravidia. Para penduduknya juga
mempunyai kedekatan yang lebih dengan Eropa dibandingkan
dengan wilayah Asia lainnya, kecuali di Plato Iran dan Kaukasus. Ras
yang dominan di Asia Selatan adalah ras kaukasoid dan negroid.
Asia Selatan merupakan salah satu kawasan yang terpadat
penduduknya di dunia. Sekitar 1,6 miliar jiwa tinggal di kawasan ini—sekitar
seperempat dari seluruh penduduk dunia. Kepadatan penduduk di Asia Selatan
sebesar 305 jiwa per kilometer persegi sama dengan tujuh kali
rata-rata dunia.
D.
Negara-negara
Asia Selatan
1. India
Republik India (भारत गणराज्य) adalah sebuah negara di Asia yang mempunyai
jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia, dengan populasi lebih dari satu milyar jiwa, dan merupakan
negara terbesar ketujuh berdasarkan ukuran wilayah geografis. Jumlah penduduk
India tumbuh pesat sejak pertengahan 1980-an. Ekonomi India adalah
terbesar keempat
di dunia dalam PDB,
diukur dari segi paritas
daya beli (PPP), dan salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
India, negara dengan sistem demokrasi liberal
terbesar di dunia, juga telah muncul sebagai kekuatan regional
yang penting, memiliki kekuatan
militer terbesar dan mempunyai kemampuan
senjata nuklir.
Terletak
di Asia Selatan
dengan garis pantai sepanjang 7.000 km, dan bagian dari anak benua India,
India merupakan bagian dari rute perdagangan penting dan bersejarah. Dia
membagi perbatasan dengan Pakistan, Republik Rakyat Cina,
Myanmar. Banglades, Nepal, Bhutan, dan Afganistan. Sri Lanka, Maladewa, dan Indonesia adalah negara kepulauan
yang bersebelahan.
India adalah letak dari peradaban
kuno seperti Peradaban Lembah Sungai Indus dan merupakan tempat
kelahiran dari empat agama utama dunia: Hindu, Buddha, Jainisme,
dan Sikhisme.
Negara ini merupakan bagian dari Britania Raya
sebelum meraih kemerdekaan pada 1947.
a. Geografi
Seluruh
negara-negara bagian India di utara dan timur laut dibentuk oleh Banjaran Himalaya.
Wilayah lainnya terdiri dari hamparan Indo-Gangetik
yang subur. Di sebelah barat yang berbataskan Pakistan
tenggara terdapat Gurun Thar. Semenanjung India
di selatan hampir seluruhnya merupakan bagian dari hamparan Dekan (Deccan).
Di kedua sisi hamparan ini terdapat dua banjaran pesisir yang berbukit-bukit, Ghats Barat dan Ghats Timur. India memiliki
beberapa sungai besar seperti Sungai
Gangga, Brahmaputra, Yamuna,
Godavari, dan Krishna.
Sungai-sungai tersebutlah yang menyebabkan suburnya hamparan-hamparan di
sebelah utara India sehingga cocok untuk ditanam.
Cuaca
India beragam, dari cuaca tropis di selatan hingga ke cuaca menengah di utara. Sebagian
dari India yang terletak di pegunungan Himalaya memiliki cuaca tundra. India
memperolehi hujannya dari monsun.
b.
Negara-negara bagian dan Union Territory
India
dibagi kepada 28 negara bagian, enam Wilayah Persatuan (Union Territory)
dan Wilayah Ibu Kota Nasional (National Capital Territory) Delhi. Negara-negara bagian memiliki
pemerintah yang dilantik sendiri, sementara Wilayah-wilayah Persatuan
diperintah seorang pengurus yang dilantik pemerintah persatuan (union
government), meski beberapa di antaranya memiliki pemerintah yang dilantik.
Negara-Negara Bagian
15. Maharashtra
16. Manipur
17. Meghalaya
18. Mizoram
19. Nagaland
20. Orissa
21. Punjab
22. Rajasthan
23. Sikkim
24. Tamil Nadu
25. Tripura
26. Uttaranchal
27. Uttar Pradesh
28. Bengal Barat
Wilayah Persatuan
Wilayah
Ibu Kota Nasional:
c.
Ekonomi
Ekonomi
India dulunya banyak tergantung dari pertanian,
namun sekarang ini hanya menyumbang kurang dari 25% dari PDB. Industri penting
lainnya termasuk pertambangan, petroleum,
pengasahan berlian,
film, tekstil, teknologi informasi, dan kerajinan tangan. Partner
perdagangan utama India termasuk Amerika
Serikat, Jepang,
Republik Rakyat Cina dan Uni
Emirat Arab.
Ekspor
utama India termasuk produk pertanian, tekstil, batu berharga dan perhiasan,
jasa perangkat lunak dan teknologi, hasil teknik, kimia, dan hasil kulit
sedangkan komoditas impornya adalah minyak mentah, mesin, batu berharga, pupuk,
kimia.
2. Bangladesh
Republik Rakyat Bangladesh (bahasa
Bengali: গণপ্রজাতন্ত্রী বাংলাদেশ,
Gaṇaprajātantrī bānlādēśa) adalah sebuah negara di Asia
Selatan yang berbatasan dengan India di barat, utara, dan timur, Myanmar di
tenggara, serta Teluk Benggala di selatan. Bangladesh, bersama
dengan Benggala Barat di India, membentuk kawasan
etno-linguistik Benggala.
Bangladesh (বাংলাদেশ)
secara harfiah
bermakna "Negara Bangla". Ibu kota dan
kota terbesar Bangladesh ialah Dhaka. Bangladesh memiliki jumlah penduduk terbesar
kedelapan di dunia dan merupakan salah satu negara terpadat di dunia
dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, namun pendapatan per kapita Bangladesh
telah meningkat dua kali lipat sejak tahun 1975 dan tingkat kemiskinan turun
20% sejak awal tahun 1990-an.
a. Geografi
Bangladesh
terletak di Delta Sungai Gangga-Brahmaputra. Delta ini terbentuk oleh pertemuan Sungai
Gangga (nama setempat Padma atau Pôdda), Brahmaputra (Jamuna
atau Jomuna), Meghna, dan anak-anak sungai yang berhubungan dari Himalaya.
b. Pembagian
Wilayah
Bangladesh
terbagi menjadi tujuh divisi (bibhag) yang dinamai menurut ibu kota
masing-masing: Barisāl, Chittagong,
Dhaka,
Khulna,
Rajshahi
, Sylhet,
dan Rangpur.
Divisi terbagi menjadi distrik (zila). Terdapat 64 distrik di
Bangladesh. Masing-masing distrik terbagi menjadi upazila (sub distrik)
atau thana (stasiun polisi). Setiap stasiun polisi, kecuali yang
terdapat di daerah metropolitan, dibagi lagi menjadi beberapa kesatuan.
Kesatuan-kesatuan ini terdiri dari banyak desa-desa. Di wilayah metropolitan,
stasiun polisi terbagi menjadi ward, yang dibagi lagi menjadi mahallas.
Tidak ada pejabat terpilih pada tingkat divisi, distrik atau upazila, dan
pemerintahan hanya terdiri dari pejabat pemerintahan. Pemilihan langsung yang
memilih seorang ketua dan beberapa anggota diadakan di setiap kesatuan (ward).
Dhaka adalah ibu kota dan kota terbesar di Bangladesh
c. Politik
dan Pemerintahan
Bangladesh
merupakan negara kesatuan yang memiliki sistem pemerintahan demokrasi parlementer. Presiden ialah kepala
negara. Kedudukannya banyak diisi dengan menghadiri upacara-upacara
kenegaraan. Kendali pemerintahan sesungguhnya dipegang Perdana Menteri, yang merupakan kepala pemerintahan. Presiden dipilih oleh
badan legislatif setiap 5 tahun dan memiliki kekuasaan yang normalnya terbatas.
Kekuasaan presiden bertambah selama masa jabatan pemerintahan pemelihara.
Pemerintahan
sementara bertanggung jawab dalam mengendalikan transisi menuju pemerintahan
baru. Pejabat pemerintahan sementara haruslah non-partisan dan memiliki waktu
tiga bulan untuk menyelesaikan tugasnya. Sistem ini pertama kali dipraktikkan
pada 1991 dan dilembagakan pada 1996 sebagai amandemen ke-13 dari konstitusi.
Perdana Menteri dipilih melalui
upacara pemilihan oleh presiden serta harus menjadi anggota parlemen dan
mendapat kepercayaan mayoritas anggota parlemen. Kabinet terdiri atas para menteri yang
dipilih oleh Perdana Menteri dan diangkat oleh presiden. Parlemen unikameral
Bangladesh, Jatiyo Sangshad, dipilih oleh rakyat melalui
pemilihan suara terbanyak dari konstitusi wilayah tunggal untuk menduduki
jabatannya selama 5 tahun. Hak pilih universal berlaku untuk seluruh warga
negara saat usianya menginjak 18 tahun.
Konstitusi Bangladesh ditulis pada 1972 dan
telah mengalami empat belas amandemen. Hukum lainnya yang berlaku di negara itu dibuat
oleh parlemen yang merupakan turunan dari konstitusi. Badan peradilan tertinggi
ialah Mahkamah Agung. Hakim-hakim agung
diangkat oleh presiden. Institusi peradilan dan penegakan hukum di Bangladesh
lemah. Pemisahan peradilan dari pemerintahan dilakukan pada 1 November 2007.
Diperkirakan pemisahan ini akan membuat badan peradilan menjadi lebih kuat.
Hukum-hukum di Bangladesh banyak berdasarkan pada hukum
adat Inggris, namun hukum privat seperti pernikahan dan warisan berdasar
pada yang termaktub dalam kitab suci, sehingga lingkup agama satu bisa jadi
berbeda penegakan hukumnya dengan lingkup agama lainnya.
Dua
partai utama di Bangladesh
ialah Partai Nasionalis Bangladesh (PNB) dan
Liga Awami. PNB bersekutu dengan partai Islam seperti Jamaat-e-Islami Bangladesh dan Islami
Oikya Jote, sedangkan Liga Awami bersekutu dengan partai kiri dan sekular.
Pemain penting lainnya ialah Partai
Jatiya, dikepalai oleh mantan penguasa militer Ershad. Persaingan Liga
Awami-BNP telah memahit dan memuncak dengan terjadinya demonstrasi, kekerasan,
dan pembunuhan. Politik mahasiswa khususnya kuat di Bangladesh, peninggalan
dari masa gerakan pembebasan. Hampir semua partai memiliki sayap mahasiswa
aktif, dan mahasiswa telah dipilih ke parlemen.
Dua
partai Islam, Jagrata Muslim Janata Bangladesh
(JMJB) dan Jamaat-ul-Mujahideen Bangladesh
(JMB) yang dianggap radikal, dilarang pada Februari 2005. Beberapa serangan bom
berskala kecil yang terjadi sejak 1999 diduga dilakukan oleh kedua kelompok
tersebut. Anggota-anggota partai yang dicurigai sebagai pelaku telah ditahan.
Pemerintah Bangladesh dipuji oleh pemimpin-pemimpin dunia akan posisi
anti-terorisnya yang kuat.
d. Ekonomi
Bangladesh
masih merupakan negara berkembang, meski telah dilakukan usaha berlanjut untuk
meningkatkan prospek ekonomi dan demografi. Pendapatan per kapita pada 2008
tercatat sebesar $520, namun, seperti yang dicatat Bank Dunia
pada Laporan Negera Juli 2005-nya, negara ini telah membuat kemajuan pesat
dalam pengembangan manusia dengan berfokus pada pemberantasan tingkat
buta huruf yang berhasil, penyetaraan gender dalam sekolah, dan pengurangan
pertumbuhan penduduk. Meski dua pertiga penduduk Bangladesh adalah petani,
lebih dari tiga perempat penerimaan ekspor Bangladesh berasal dari industri
garmen. Industri ini mulai menarik investor asing pada 1980-an karena upah
buruh yang murah dan nilai tukar mata uang asing yang rendah. Pada 2002, nilai
ekspor industri garmen tercatat sebesar $5 miliarIndustri ini kini
memperkerjakan sekitar 3 juta orang, 90% di antaranya adalah perempuan.
Pemasukan mata uang asing juga diperoleh dari penduduk Bangladesh yang tinggal
di negara lain
e. Demografi
Jumlah
penduduk Bangladesh diperkirakan berkisar antara 142 hingga 159 juta, sehingga
menjadikannya negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-7
di dunia. Dengan luas sebesar 144.000 km²
(56,000 mil²), kepadatan penduduk Bangladesh sangatlah tinggi,
yakni sekitar 1.099,3/km². Pertumbuhan penduduk Bangladesh berada di antara
yang tertinggi dunia pada 1960-an dan 1970-an, namun dengan dilakukannya
pengendalian penduduk, pada tahun 1980-an pertumbuhan penduduk melambat.
Kelompok etnis mayoritas di negara Bangladesh adalah suku
Bengali (98% dari populasi). Sisanya merupakan migran Bihari dan kelompok
suku asli. Terdapat 13 kelompok suku yang tinggal di Chittagong Hill Tracts,
dengan yang terbanyak ialah suku Chakma.
Bahasa
resmi dan yang paling banyak dituturkan di Bangladesh adalah bahasa
Bengali atau Bangla, sebuah bahasa Indo-Arya yang berasal dari bahasa
Sanskerta (seperti Hindi, Punjabi, dan Gujarati serta beberapa bahasa
lainnya). Bahasa ini ditulis menggunakan aksaranya
sendiri. Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa kedua di
antara kelas menengah ke atas.
Dua
agama utama di Bangladesh adalah Islam (89,7%) dan Hindu
(9,2%).Aliran Islam yang paling banyak dianut adalah aliran Sunni, sementara
sisanya adalah Syi'ah,
Ahmadiyyah,
atau Sufi. Mayoritas
kelompok Bihari menganut aliran Islam Syiah.
Kelompok agama lain adalah Buddha (0.7%, kebanyakan Theravada), Kristen
(0.3%, kebanyakan Katolik Roma), dan animisme
(0.1%).
Bangladesh
adalah negara Muslim terbesar ke-4 setelah Indonesia, Pakistan, dan India. Islam
merupakan agama negara, tetapi agama lain juga boleh dianut. Perserikatan Bangsa-Bangsa telah
mengakui negara ini sebagai negara Islam yang demokratis dan moderat
f. Iklim
Iklim
Bangladesh bersifat tropis, dengan musim dingin yang sejuk dari Oktober hingga
Maret serta musim panas yang panas dan kering dari Maret hingga Juni. Musim
hujan yang hangat dan lembap berlangsung dari Juni ke Oktober dan memasok
sebagian besar curah hujan negeri itu.
3. Bhutan
Bhutan adalah sebuah negara kecil di Asia
Selatan yang berbentuk Kerajaan dan dikenal dengan Negeri Naga Guntur.
Wilayahnya terhimpit antara India dan Republik Rakyat Cina. Nama lokal negara ini
adalah Druk Yul, artinya
"Negara Naga". Gambar nagapun didapati di benderanya.
a. Geografi dan Iklim
Kawasan
utara terdiri atas busur puncak pegunungan yang terglasialkan dengan iklim yang
amat dingin pada ketinggian tertinggi. Pegunungan Hitam
di Bhutan tengah membentuk badan air antara 2 sistem air utama: Mo Chhu dan Drangme Chhu. Torsa, Raidak, Sankosh, dan Manas ialah sungai-sungai utama di
Bhutan, mengalir melalui kawasan ini. Sebagian besar penduduk tinggal di
dataran tinggi tengah. Bhutan mengalami 5 musim yang berbeda: panas, monsun, gugur, dingin,
dan semi.
b. Pembagian
Wilayah
Untuk
tujuan administratif, Bhutan terbagi atas 4 dzongdey (zona
administratif). Tiap dzongdey dibagi lagi menjadi dzongkhag (distrik). Ada 20 dzongkhag
di Bhutan. Dzongkhag yang besar dibagi lagi menjadi kecamatan yang dikenal
sebagai dungkhag. Di tingkat dasar, sekelompok desa
membentuk konstituante yang disebut gewog dan diatur oleh gup,
yang dipilih rakyat.
Gambar
2.3
Peta
Pembagian Wilayah Bhutan
|
Dzongkhag di Bhutan.
a) Bumthang
b) Chukha
c) Dagana
d) Gasa
e) Haa
f) Luentse
g) Mongar
h) Paro
j)
Punaka
m) Sarpang
n) Thimphu
p) Trashiyangse
c. Ekonomi
Meski
menjadi salah satu yang terkecil di dunia, ekonomi Bhutan telah berkembang
pesat sekitar 8% pada 2005 dan 14% pada 2006. Per Maret 2006, pendapatan per
kapita Bhutan adalah US$1.321
yang membuatnya tertinggi di Asia Selatan. Standar hidup Bhutan berkembang dan
merupakan salah satu yang terbaik di Asia Selatan.
Ekonomi
Bhutan berbasis pertanian, kehutanan, dan penjualan PLTA ke India. Sektor
industri amat minim, produksinya termasuk jenis industri rakyat. Sebagian
besar proyek pembangunan, seperti konstruksi jalan, brsandar pada buruh kontrak
India. Produk pertanian antara lain beras, lombok, produk dari dairy (yak),
soba, gerst, panenan akar, apel, dan pohon jeruk di ketinggian rendah. Industri
lain seperti semen,
produksi kayu,
buah-buahan yang diproses, MiRas, dan kalsium
karbida. Mata uang Bhutan, ngultrum, ditautkan ke Rupee India.
d. Pemerintahan
dan Politik
Sepanjang
dasawarsa terakhir, politik Bhutan terjadi dalam kerangka monarki
absolut yang berkembang menjadi monarki konstitusional. Pada 1999, raja ke-4
Bhutan menciptakan badan 10 anggota yang disebut Lhengye Zhungtshog
(Dewan Menteri). Raja Bhutan adalah kepala
negara. Kekuasaan eksekutif
dilaksanakan oleh Lhengye Zhungtshog,
dewan menteri. Kekuasaan legislatif
dipegang oleh pemerintah dan Majelis Nasional.
Pada
tahun 2008, Bhutan menciptakan sejarah dengan memperkenalkan demokrasi parlementer, sehingga kerja-kerja
berubah dan partai politik kini resmi. Dalam sistem baru ini
terdapat parlemen yang terdiri dari majelis
tinggi dan majelis rendah — anggota majelis rendah terafiliasi
dengan partai-partai politik. Pemilihan anggota majelis tinggi dilaksanakan
untuk pertama kalinya pada Desember 2007 sementara pemilihan anggota majelis
rendah dilaksanakan pada Maret 2008. Partai Perdamaian dan Kesejahteraan
Bhutan memenangi pemilihan majelis rendah dengan meraih 44 dari 47 kursi.
Kekuasaan
peradilan dilaksanakan di semua pengadilan
Bhutan. Jaksa
Agung ialah kepala administratif peradilan.
e. Demografi
Kepadatan
penduduk, 45 km persegi (117/mil. persegi), membuat Bhutan negeri paling
jarang pendudunya di Asia. Sekitar 20% penduduknya tinggal di wilayah perkotaan
yang terdiri atas kota-kota kecil sepanjang lembah tengah dan perbatasan
selatan. Persentase ini berkembang pesat karena langkah untuk migrasi perkotaan
telah diambil. Kota terbesar ialah Thimphu, ibukota,
yang berpenduduk 50.000. Daerah perkotaan lain berpenduduk padat adalah Paro dan Phuentsholing.
Di
antara orang Bhutan, beberapa kelompok etnis penting diistimewakan. Kelompok
dominan adalah Ngalop, sekelompok penganut Buddha
yang tinggal di bagian barat negeri ini. Budaya mereka berkaitan erat dengan
budaya Tibet. Begitupun Sharchop ("Orang
Timur"), yang dikaitkan dengan bagian timur Bhutan (namun secara
tradisional mengikuti Nyingmapa daripada bentuk Drukpa Kagyu yang resmi dari Agama Buddha Tibet).
Kedua kelompok itu disebut orang Bhutan. 15% sisanya
adalh etnis Nepal, sebagian besar Hindu. Bahasa nasional adalah Dzongkha,
salah satu dari 53 bahasa dalam keluarga bahasa Tibet.
4. Maladewa
atau Maldives
Republik Maladewa adalah sebuah negara kepulauan
yang terdiri dari kumpulan atol (suatu pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna) di Samudra
Hindia. Maladewa terletak di sebelah selatan-barat daya India, sekitar 700 km
sebelah barat daya Sri Lanka. Negara ini memiliki 26 atol yang terbagi
menjadi 20 atol administratif dan 1 kota.
Maladewa
terletak di Samudera Hindia merupakan negara yang terdiri dari pulau-pulau
kecil. Pulau-pulau di Maladewa sekitar 1900 jumlahnya rata-rata 2 Meter
menjulang diatas permukaan laut.
Negara
ini merupakan negara dengan populasi dan luas wilayah terkecil di kawasan Asia. Tinggi
rata-rata permukaan tanah di Maladewa adalah 1.5 meter di atas permukaan laut,
hal ini menjadikannya negara dengan permukaan terendah di seluruh dunia. Puncak
tertinggi Maladewa hanya 2.3 meter di atas permukaan laut sehingga negara ini
juga dikenal sebagai negara yang memiliki puncak tertinggi paling rendah di
dunia.
Keadaan
ekonomi Maladewa bergantung pada dua sektor utama, yaitu pariwisata
dan perikanan.
Negara ini sangat dikenal memiliki banyak pantai yang indah dan pemandangan
bawah laut yang menarik ± 700.000 turis setiap tahunnya. Penangkapan dan
pengolahan ikan menjadikan Maladewa salah satu ekportir ikan ke beberapa negara
Asia dan Eropa
a. Ekonomi
Selain
sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Maladewa, kegiatan
ekspor ikan tuna juga menjadi salah satu pendapatan penting negara ini.
Sebanyak 90% dari total produk perikanan yang diekspor oleh Maladewa merupakan
produk tuna segar,
tuna kering, tuna beku, tuna yang diasinkan, dan tuna kaleng.
Kondisi
tanah Maladewa yang kurang subur menyebabkan hasil tanam di negara ini sangat
terbatas, hanya beberapa tanaman seperti kelapa, pisang, sukun, pepaya, mangga, talas, ubi, dan bawang yang dapat
tumbuh di area negara ini. Hal ini juga menyebabkan sebagian besar makanan
harus diimpor dari luar negeri.
Industri
di negara ini terdiri dari pembuatan kapal, kerajinan tangan, pengalengan tuna,
serta produksi pipa PVC,
sabun, mebel, dan produk
makanan. Beberapa negara yang berhubungan baik dalam perekonomian Maladewa
adalah Jepang,
Sri Lanka, Thailand,
dan Amerika Serikat.
b. Demografi
Penduduk
Maladewa disebut orang Divehi. Mereka menamakan
negara mereka Divehi rājje yang berarti Kerajaan Kepulauan.
Secara etnografi,
orang Divehi dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok utama penduduk
Maldives yang menempati IhavandippuỊu (Haa Alif) hingga Haddummati
(Laamu), kelompok selatan Maladewa yang mendiami tiga atol paling selatan di ekuator, dan
penduduk Minicoy yang menempati pulau sepanjang 10 km dibawah administrasi India.[8]
Berdasarkan etnisnya, penduduk Maladewa dibagi menjadi 4, yaitu Sinhalese, DravidiaBangsa
Dravida, Arab,
dan Afrika
berkulit hitam. Hanya ada satu etnik minoritas di negara ini, yaitu Suku Indian.
5. Nepal
Nepal terletak di kawasan pegunungan Himalaya,
adalah sebuah Negara terkurung daratan di Asia
Selatan yang berbatasan dengan Republik Rakyat Cina (Daerah Otonomi Tibet)
di sebelah utara dan India
di barat, timur, dan selatan. Nepal memiliki delapan dari sepuluh puncak
tertinggi dunia, termasuk Gunung Everest dekat perbatasan China. Kathmandu
merupakan ibu kota dan kota terbesar. Selain itu Nepal merupakan satu-satunya
negara yang memiliki bendera dengan bentuk yang unik, yaitu dua buah segitiga
siku-siku
a.
Geografi
Nepal
nyaris berbentuk segi empat, dengan panjang 650 km dan lebar 200 km, dengan
luas wilayah 147.181 km². India mengelilingi Nepal di tiga sisi;
barat, selatan, dan timur. Sedangkan China di sisi utara. Meskipun Nepal tidak
berbatasan dengan Bangladesh, namun kedua negara ini dipisahkan oleh tanah
selebar 24 km saja. yang dikenal sebagai Leher Ayam. Nepal intinya
terbagi tiga daerah fisiografik - Pegunungan, bukit, dan Daerah Terai.
b. Wilayah
Administratif
Nepal
terbagi menjadi 14 zona dan 75 distrik yang dikelompokkan menjadi lima zona
pengembangan. Setiap distrik dikepalai oleh kepala distrik bertanggung jawab
untuk menjaga hukum dan ketertiban serta mengkoordinasi kerja dinas-dinas
pemerintah.
Zona :
1. Bagmati
2. Bheri
3. Dhawalagiri
4. Gandaki
5. Janakpur
|
Gambar
2.4
Peta
Pembagian Wilayah Nepal
|
8. Lumbini
9. Mahakali
10. Mechi
11. Narayani
12. Rapti
13. Sagarmatha
14. Kosi
Divisi:
a) Barat Jauh: Mahakali (9), Sethi (14)
b) Barat Tengah: Karnali (6) Bheri (2),
Rapti (12)
c) Barat: Dhawalagiri (3), Gandaki (4),
Lumbini (8)
d) Pusat: Bagmati (1), Janakpur (5),
Narayani (11)
e) Timur: Solukhumbu (13), Kosi (7),
Mechi (10)
c. Pemerintahan
Hingga tahun 2006 Nepal merupakan
satu-satunya kerajaan Hindu
di dunia. Pada tahun 2006 parlemen Nepal menyatakan Nepal diubah menjadi negara
sekuler. Pada 28 Mei 2008, Nepal mengganti sistem pemerintahannya dari kerajaan
yang sudah bertahan selama 250 tahun menjadi republik
sehingga secara resmi nama "Kerajaan Nepal" pun berubah menjadi
"Republik Nepal".
6. Pakistan
Pakistan
secara resmi bernama Republik Islam
Pakistan (bahasa Urdu: اسلامی جمہوریۂ پاکِستان) adalah sebuah negara
di Asia
Selatan. Negara ini memiliki garis pantai sepanjang 1.046-kilometer
(650 mil) dengan Laut Arab dan Teluk Oman
di bagian selatan, berbatasan dengan negara Afghanistan
dan Iran di bagian
barat, India di
bagian timur dan China di arah timur laut. Tajikistan
terletak sangat berdekatan dengan Pakistan, namun dibatasi oleh daratan sempit
yang disebut Koridor Wakhan. Pakistan
terletak secara strategis di antara daerah-daerah penting di Asia
Selatan, Asia Tengah, dan Timur
Tengah.
Dahulu,
wilayah Pakistan saat ini merupakan situs dari kebudayaan kuno seperti budaya Neolitik, Mehrgarh dan Peradaban Lembah Sungai Indus. Dan
merupakan bagian dari sejarah Veda, Persia, Indo-Yunani, peradaban
Islam, dinasti Turki-Mongol dan kebudayaan Sikh melalui berbagai
invasi. Sebagai akibatnya, tempat ini memiliki berbagai peninggalan berbagai
dinasti seperti dinasti Persia, Khalifah Ummayah, kekaisaran Maurya, kekaisaran
Mongol, kesultanan Mughal, kesultanan Sikh dan
terakhir Imperialisme
Inggris. Pakistan memperoleh kemerdekannya dari Imperialisme
Inggris pada tahun 1947 setelah gerakan kemerdekaan yang
dipimpin oleh Mohammad Ali Jinnah yang menginginkan negara
merdeka dari bagian barat dan timur Kemaharajaan
Britania Raya yang didominasi oleh Islam.. Setelah mengadopsi konstitusi baru pada
tahun 1956, Pakistan secara resmi menjadi negara Republik
Islam. Pada tahun 1971, sebuah perang sipil terjadi di negara bagian Pakistan
Timur yang akhirnya membuat negara bagian tersebut berpisah menjadi negara
baru bernama Bangladesh.
Pakistan
merupakan negara federal
dengan sistem parlemen
yang terdiri dari 4 provinsi dan 4 daerah federal. Dengan penduduk lebih dari
170 juta orang, Pakistan menjadi salah satu negara terpadat di dunia dan
memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia setelah Indonesia.. Pakistan juga
merupakan negara yang memiliki multi-etnis dan memiliki
variasi dari segi geografis. Di masa setelah kemerdekaan, Pakistan mengalami
ketidakstabilan dalam pemerintah dan konflik yang terus terjadi dengan negara
tetangga terdekatnya, India.
Negara ini memiliki berbagai tantangan dan masalah, seperti kemiskinan, buta aksara, korupsi serta
serangan teroris.
7. Srilanka
Republik Sosialis Demokratik Sri adalah
sebuah negara pulau
di pesisir tenggara
India. Penduduk
Sri Lanka sebagian besar bertempat tinggal di pedesaan. Angka harapan hidup
bagi penduduk Sri Lanka yang laki-laki adalah berusia 68 tahun dan yang
perempuan 72 tahun. Sekitar 74 persen penduduk Sri Lanka merupakan kelompok
etnis Sinhala. Penduduk yang lain terdiri atas kelompok etnis Tamil Sri Lanka
(13 persen), Tamil India (6 persen), Moor Sri Lanka (7 persen) dan lainnya.
Bahasa pengantar resmi yang dipergunakan oleh penduduk adalah bahasa Inggris.
a. Geografi
Sri
Lanka merupakan negara yang wilayahnya berupa sebuah pulau besar dengan
beberapa pulau kecil di sekitarnya. Lebih dari tiga perempat wilayah negara ini
berada pada ketinggian di atas 200 meter di atas permukaan laut dan sebagian
besar berupa daerah perbukitan. Secara fisiografi, wilayah negara Sri
Lanka terdiri atas empat bagian wilayah, yakni Wilayah Tengah, Wilayah Selatan,
Wilayah Timur dan Wilayah Barat. Hampir seluruh Wilayah Tengah merupakan daerah
perbukitan dan pegunungan. Ketinggian tanah di wilayah ini paling tinggi 2.524
meter di atas permukaan laut, yakni di sekitar Piduru Talagala. Di daerah
ini juga terdapat hulu Sungai Mahaveli Ganga
yang juga merupakan sungai paling besar di Sri Lanka. Bagian timur merupakan
daerah yang bergelombang dan perbukitan. Bukit-bukit yang menonjol antara lain Westminster
Abbey, Monaragalla dan Kataragama. Di bagian utara,
khususnya di sekitar daratan Jaffna, daerahnya merupakan batu-batuan kapur dan
batu karang yang
memanjang di lautan lepas pantai.
b. Pembagian Wilayah
Sri Lanka terdiri dari 9 provinsi:
c. Ekonomi
Sri
Lanka mengandalkan perekonomiannya pada ekspor
pertanian. Selain itu, negara ini juga
di kenal sebagai negara pengekspor karet, kelapa dan serat. Produksi karetnya mencapai 36 persen produksi karet
dunia. Sedangkan untuk kelapa, negara ini menyumbangkan sekitar 71 persen
produksi karet dunia. Industri utamanya ialah grafit. Sebagian
besar produksi ini di ekspor ke Jepang. Selain itu, saat ini negara ini sedang mengembangkan
industri semen, tekstil, keramik dan kulit.
d. Politik
dan Pemerintahan
Sri
Lanka merupakan negara republik dan termasuk anggota negara persemakmuran.
Negara ini menganut sistem multi partai. Sejak negara ini memperoleh kedaulatan
pada tahun 1947, Partai Kemerdekaan Sri Lanka hampir selalu mendominasi
pemilihan umum yang diadakan. Partai oposisinya yang paling dominan adalah
Partai Nasional Bersatu (United National Party). Kepala pemerintahannya adalah
seorang presiden
yang dipilih untuk masa jabatan selama enam tahun. Kemudian ia mengangkat
seorang perdana menteri dan anggota kabinet.
Pengangkatan ini berdasarkan suara terbanyak dari hasil pemilihan umum.
Berdasarkan
amandemen
yang ditetapkan tahun 1982, presiden memiliki kekuasaan untuk mengadakan
pemilihan umum kembali minimal empat tahun setelah memangku jabatan. Untuk
memudahkan pemerintahan daerah, Sri Lanka terbagi dalam beberapa distrik yang
dikepalai oleh seorang gubernur. Kekuasaan tertinggi bagi setiap pemerintahan
daerah ini terdiri atas dewan kotapraja, dewan kota, dewan urban dan dewan
desa. Kekuasaan legislatif dipegang oleh Majelis Tunggal, yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (National State
Assembly). Setiap anggota parlemen diangkat untuk masa jabatan enam tahun. Sekalipun
begitu, dalam keadaan mendesak, presiden memiliki kekuasaan untuk mengadakan
pemilihan umum setelah memangku jabatan selama empat tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar